Skip to content
BibleKenya

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga

Yesaya 11

Nubuat pertama tentang akhir yang indah bagi umat Allah

Seorang raja adil akan memerintah

Dari sisa keturunan Isai, ayah Daud, akan lahir seorang raja baru,

seperti tunggul pohon yang telah ditebang bertunas kembali, bahkan berbuah.

Roh TUHAN akan menyertai dia,1

memberinya hikmat dan kekuatan,

sehingga dia menjadi raja yang arif bijaksana,

yang mengenal Allah serta hormat dan takut akan TUHAN.

Kesukaannya adalah menaati kehendak TUHAN.

Dia tidak akan mengadili orang berdasarkan penampilan mereka

atau berdasarkan pengaduan orang lain belaka.

Tetapi dengan adil dia akan menghakimi orang miskin

dan memutuskan perkara orang kecil dengan tidak pandang bulu.

Atas perintahnya, orang-orang yang bersalah akan dihukum

dan para pelaku kejahatan dibinasakan.

Dia selalu bertindak benar dan jujur,

serta setia kepada hukum TUHAN.

Dunia akan hidup rukun dan damai

Di bawah pemerintahan raja itu, semua makhluk akan berdamai.

Tidak ada lagi ketakutan dan permusuhan.

Serigala akan tinggal bersama domba.

Macan tutul bersantai di samping anak kambing.

Anak sapi dan singa muda bermain bersama,

dan seorang anak kecil menggembalakan mereka.

Sapi dan beruang berkumpul untuk merumput,

sementara anak-anak mereka saling bersandaran di dekat induknya.

Singa tidak akan lagi memangsa hewan lain, tetapi memakan rumput seperti sapi.

Anak-anak kecil akan bermain di dekat sarang kobra,

bahkan mengulurkan tangannya ke lubang ular berbisa,

tetapi mereka akan baik-baik saja karena ular itu tidak akan memagut.

Di seluruh gunung-Ku yang kudus

tidak akan ada yang melukai dan membinasakan satu sama lain,

karena kelak negeri itu penuh dengan orang yang mengenal TUHAN,

seperti samudra penuh dengan air.

Umat Allah dipersatukan kembali

Pada waktu itu, sang raja yang muncul seperti tunas dari tunggul Isai,

akan menjadi penunjuk jalan bagi orang-orang dari segala bangsa.

Mereka akan berkumpul kepadanya

dan ibukotanya sangat dimuliakan.

Ketika masa itu tiba, TUHAN akan sekali lagi menyatakan kuasa-Nya

untuk mengumpulkan kembali segelintir umat-Nya yang tersisa

dari negeri Asyur dan Mesir,

dari Patros, Etiopia, Elam, Babel, Aram,

dan pulau-pulau di laut tengah.

Bagaikan seorang panglima mengibarkan bendera sebagai tanda agar pasukannya berkumpul,

begitulah TUHAN akan memerintahkan segala bangsa untuk memulangkan umat-Nya dari seluruh penjuru bumi.

Rasa iri antara Israel dan Yehuda akan berakhir

sehingga mereka tidak lagi bermusuhan dan saling menindas.

Mereka akan bersatu menyerbu negeri Filistin di barat

dan bersama menjarah bangsa-bangsa di timur.

Bangsa Edom dan Moab akan mereka kuasai.

Bangsa Amon akan mereka taklukkan.

TUHAN membuka jalan agar umat-Nya bisa pulang.

Dia akan mengeringkan terusan laut di dekat Mesir

dan menghembuskan angin panas atas sungai Efrat,

sehingga sungai besar itu terbagi menjadi tujuh aliran kecil

yang bisa diseberangi hanya dengan berjalan kaki.

Juga dari negeri Asyur akan terbuka jalan pulang bagi segelintir umat TUHAN yang selamat

seperti dahulu kala saat nenek moyang mereka keluar dari Mesir.

Source notes (1)
  1. Footnote dia Tim penerjemah TSI percaya bahwa pasal ini merupakan nubuatan tentang Raja Penyelamat kita Yesus, tetapi kata ‘dia’ ditulis dengan huruf kecil untuk menunjukkan bahwa nubuatan ini masih misteri bagi orang zaman PL dan mereka tidak tahu bahwa Raja itu adalah ilahi.

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga. Copyright © 2021 oleh Yayasan Alkitab BahasaKita (Albata) dan Pioneer Bible Translators International. Licensed under CC BY-SA 4.0. Source: eBible.org. Typeset from the source files; no intended changes to scripture wording. BibleKenya is not endorsed by the rights holder.

Full source notice & licence · CC BY-SA 4.0 · SourceEdition imported 2026-10-25.

BibleKenya

Reader settings

Theme
Font
Alignment
Reading width

Saved in this browser and used offline too. Press ? for keyboard shortcuts.